Home | Nasional | Internasional | Daerah | Politik | Hukrim | Ekonomi | Sport | SerbaSerbi | Tekno | Lifestyle
 
Api Lalap Pasar Kuak Kampar, Petugas Pemadam Tak Kunjung Tiba Warga Hanya Bisa Pasrah
Sabtu, 11-10-2025 - 18:15:47 WIB | Redaktur
Pasar kuak terbakar Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar terbakar
TERKAIT:
   
 

Kampar,Riauline.com - Kebakaran hebat melanda Pasar Kuak, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Sabtu (11/10/2025) malam. Api dengan cepat membesar dan melalap puluhan kios semi permanen yang sebagian besar berdinding papan serta beratap seng. Dalam waktu singkat, kobaran api membuat suasana pasar yang biasanya ramai itu berubah menjadi lautan merah membara.


Api pertama kali terlihat di bagian tengah deretan kios sebelum akhirnya menjalar ke sisi lain pasar. Hembusan angin yang cukup kencang membuat api cepat menyebar dan sulit dikendalikan. Asap hitam pekat membubung tinggi, terlihat jelas dari radius beberapa kilometer.


“Kami hanya bisa melihat dari jauh, takut kalau mendekat nanti kena percikan api. Semua kios terbakar, tak ada yang bisa diselamatkan,” ujar seorang warga bernama Rahman dengan wajah sedih. Ia mengaku sejumlah pedagang hanya bisa menatap harta bendanya hangus tanpa daya.


Hingga lebih dari satu jam setelah kejadian, belum tampak satu pun mobil pemadam kebakaran di lokasi. Warga semakin panik karena api terus membesar dan mengancam bangunan di sekitar pasar. Kondisi ini memicu kekecewaan masyarakat terhadap lambannya respons dari petugas terkait.


“Api besar kali, tak ada satu pun petugas pemadam datang. Kami cuma bisa lihat saja,” ungkap seorang warga lain dengan nada kecewa. Beberapa warga sempat berusaha memadamkan api menggunakan ember dan air seadanya, namun upaya itu tak mampu menandingi kobaran yang semakin menggila.


Akibat tidak adanya penanganan cepat, hampir seluruh kios di pasar tradisional tersebut hangus terbakar. Barang dagangan seperti pakaian, kebutuhan pokok, serta peralatan rumah tangga ludes dilahap api. Para pedagang hanya bisa menangis melihat tempat mereka mencari nafkah kini tinggal puing-puing arang.


Belum diketahui secara pasti apa penyebab kebakaran ini. Sejumlah warga menduga api berasal dari korsleting listrik di salah satu kios bagian tengah pasar. Namun dugaan tersebut belum dapat dipastikan karena belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian maupun pemerintah daerah.


Peristiwa ini menjadi pukulan berat bagi para pedagang kecil yang menggantungkan hidup dari hasil berjualan di pasar tersebut. Mereka berharap pemerintah segera turun tangan membantu meringankan beban akibat musibah ini, baik melalui bantuan darurat maupun upaya relokasi sementara.


Petugas masih belum terlihat di lokasi kebakaran. Warga berharap pemerintah Kabupaten Kampar segera mengambil langkah tegas dalam memperbaiki sistem penanganan kebakaran agar kejadian serupa tidak kembali menelan korban dan kerugian besar di kemudian hari.


 


 




 
Berita Lainnya :
  • Api Lalap Pasar Kuak Kampar, Petugas Pemadam Tak Kunjung Tiba Warga Hanya Bisa Pasrah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Indeks Berita  
    01 Dari Helm hingga Kesadaran Lingkungan, Pertamina Sungai Pakning Ajak Warga Bangun Budaya Selamat dan Bersih
    02 Detik-Detik Lantai Dua Tangsi Belanda Runtuh, Studi Tur Berubah Jadi Ujian Keselamatan
    03 Menuju HPN 2026, JMSI Bengkalis Perkuat Peran dan Kolaborasi Media Siber
    04 Dari Sungai Pakning ke Tapanuli Tengah, Uluran Tangan untuk Bangkit Bersama
    05 LAMR Bukit Batu Tegaskan Dukungan kepada Polri di Bawah Kepemimpinan Presiden, Jaga Keamanan Berlandaskan Adat dan Kebersamaan
    06 Puntung Rokok di Roti MBG, Kepercayaan Wali Murid Kembali Tercederai
    07 Pelabuhan Sungai Selari Berbenah, Harapan Baru e-Ticketing di Tengah Antrean yang Selama Ini Mengular
    08 Di Tengah Keraguan, Desa Pangkalan Jambi Membuktikan Integritas dan Jadi Terbaik Anti Korupsi se-Riau
    09 Spiderman Antar Makan Bergizi, Pagi Ceria Murid SD di Bengkalis
    10 Gelombang Pagi di Selat Bengkalis: KLM Ima Setia Tenggelam, Semua Kru Selamat
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 - Riauline.com