DUMAI, Riauline.com – Langkah memperkuat profesionalisme media siber kembali digaungkan di Kota Dumai. Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Riau, H. Dheni Kurnia, melantik pengurus cabang JMSI Kota Dumai periode 2026-2031 yang diketuai Ahmad Dahlan, Kamis (10/9/2026) siang, di Pendopo Sri Bunga Tanjung, Dumai.
Pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan. Di tengah derasnya arus informasi digital dan semakin ketatnya persaingan media daring, JMSI Dumai diharapkan mampu menjadi wadah untuk memperkuat kualitas perusahaan media sekaligus meningkatkan kapasitas wartawan agar bekerja sesuai prinsip jurnalistik.
Suasana pelantikan semakin semarak dengan hadirnya jajaran JMSI Riau. Di antaranya Dewan Kehormatan/Penasehat JMSI Riau Dodi Irawan, SHI, MM, Dewan Pakar JMSI Riau H.A. Aris Abeba, Wakil Ketua JMSI Riau Assoc. Prof. Dr. H. Syafriadi, SH, MH, Wakil Sekretaris JMSI Riau Sutan Harismanto Jambak, Wakil Bendahara JMSI Riau Yandes serta Ketua JMSI Kota Pekanbaru Efridel.
Hadir pula Asisten I Setdako Dumai, unsur Forkopimda Dumai, Ketua PWI Dumai Bambang Prayitno dan sejumlah undangan lainnya. Kehadiran lintas unsur tersebut menjadi penanda bahwa keberadaan media siber memiliki posisi penting dalam membangun komunikasi publik di tengah masyarakat.
Wakil Ketua JMSI Riau, Syafriadi, dalam sambutannya menyebut pelantikan JMSI Dumai kali ini menjadi salah satu agenda dengan kehadiran jajaran JMSI Riau yang paling lengkap dalam enam tahun terakhir. Ia menilai kekuatan organisasi tidak hanya terletak pada struktur kepengurusan, tetapi juga pada komitmen membangun media yang profesional, kuat dan bermartabat.
“Akar media siber itu profesional, kuat dan bermartabat. Tergantung dari siapa yang menilainya,” kata Syafriadi. Menurutnya, profesionalisme harus menjadi fondasi utama sebelum berbicara lebih jauh mengenai kualitas wartawan maupun produk jurnalistik yang dihasilkan.
Karena itu, Syafriadi meminta JMSI Dumai tidak hanya fokus membesarkan organisasi, tetapi juga serius membina para wartawan. Peningkatan kapasitas melalui pelatihan dan pembekalan dinilai penting agar wartawan mampu menghasilkan berita yang berkualitas dan tetap berada dalam koridor kode etik jurnalistik.
“Wartawan harus paham kode etik. Harus bisa membedakan mana wawancara dan mana interogasi. Oleh karena itu, kami berpesan agar JMSI Dumai bina wartawannya. Upgrade dan bekali wartawannya agar bisa menulis berita dengan baik,” pesannya.
Ketua JMSI Kota Dumai, Ahmad Dahlan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan atas terselenggaranya pelantikan tersebut. Ia menegaskan, JMSI sebagai salah satu konstituen Dewan Pers memiliki komitmen untuk ikut menjaga profesionalisme perusahaan media siber dan meningkatkan kualitas jurnalistik.
Sementara itu, Asisten I Setdako Dumai Bidang Pemerintahan dan Kesra, M. Yunus, yang mewakili Wali Kota Dumai H. Paisal, S.K.M., MARS., mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus DPC JMSI Kota Dumai. Ia berpesan agar kepengurusan baru mampu membesarkan organisasi, menjalankan tugas sesuai tema yang diusung serta membangun kemitraan dengan berbagai pihak.
Pesan-pesan tentang profesionalisme itu kemudian ditutup dengan sentuhan budaya ketika Anggota Dewan Kehormatan/Penasehat JMSI Riau, Dodi Irawan, tampil membacakan puisi di hadapan para tamu undangan.
Komentar Anda :