Kepala SPPG Beringin Apresiasi Gerak Cepat Polsek Pinggir Tangkap Dua Pelaku Penganiayaan Relawan Dapur MBG
Rabu, 05-08-2026 - 12:02:26 WIB | Alfis
 |
| Dapur SPPG Beringin Tualang Muandau Kabupaten Bengkalis |
Bengkalis,Riauline.com - Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Beringin, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Irvan Wiliam Saragi, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Polsek Pinggir yang bergerak cepat mengungkap kasus penganiayaan terhadap salah seorang relawan dapur yang dipimpinnya.
Ucapan tersebut disampaikan Irvan setelah polisi berhasil mengamankan dua pria yang diduga sebagai pelaku penganiayaan. Keduanya diketahui merupakan pemasok (supplier) ayam ke Dapur SPPG Beringin.
"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kapolsek Pinggir Kompol Agung Rama Setiawan beserta jajarannya yang telah bergerak cepat menindaklanjuti laporan dari karyawan dapur kami yang menjadi korban penganiayaan oleh dua orang pelaku yang merupakan supplier ayam di dapur kami," ujar Irvan saat dihubungi, Rabu (5/8/2026).
Menurut Irvan, keberhasilan aparat kepolisian mengamankan kedua pelaku menunjukkan komitmen Polsek Pinggir dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat serta menegakkan hukum secara profesional terhadap setiap tindak pidana yang terjadi di wilayah hukumnya.
Ia berharap peristiwa tersebut menjadi pelajaran bagi semua pihak agar setiap persoalan yang muncul dalam hubungan kerja maupun kemitraan dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik, bukan dengan tindakan kekerasan yang berujung pada proses hukum.
"Setiap persoalan tidak harus diselesaikan dengan kekerasan. Tindakan seperti itu hanya akan berdampak pada proses hukum yang berlaku," tegas Irvan yang juga menjabat sebagai Korcam tersebut.
Irvan juga menjelaskan bahwa tindakan karyawannya saat menolak menerima ayam yang diduga sudah tidak layak merupakan bagian dari prosedur operasional standar (SOP) yang wajib dijalankan di dapur SPPG. Langkah tersebut dilakukan demi menjaga kualitas bahan pangan yang akan diolah untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Apa yang dilakukan karyawan kami tentu berdasarkan SOP. Ayam yang sudah tidak bagus tentu tidak akan diterima oleh pihak dapur karena peruntukannya jelas untuk penerima manfaat. Setiap persoalan seharusnya diselesaikan dengan kepala dingin," katanya.
Terkait proses hukum terhadap kedua pelaku, Irvan menyatakan pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian. Ia berharap penanganan perkara dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku sehingga memberikan efek jera dan menjadi peringatan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Sebelumnya, jajaran Polsek Pinggir berhasil mengamankan dua pria yang diduga melakukan penganiayaan terhadap relawan Dapur SPPG Beringin. Penangkapan dilakukan tidak lama setelah laporan diterima polisi, sebagai bentuk respons cepat aparat dalam menangani kasus yang sempat menjadi perhatian masyarakat di Kabupaten Bengkalis.
Komentar Anda :