Sumut,Riauline.com - Duka masih menyelimuti Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, pascabanjir bandang dan tanah longsor yang menerjang pemukiman warga. Di tengah kondisi tersebut, secercah harapan hadir melalui aksi kemanusiaan yang digagas PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU II Sungai Pakning bekerja sama dengan Pos Dai Riau.
Sebagai wujud kepedulian sosial, PT KPI RU II Sungai Pakning menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa paket perlengkapan sekolah, sembako, makanan siap saji, serta perlengkapan ibadah kepada masyarakat terdampak bencana. Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban warga sekaligus menjadi penyemangat untuk bangkit dari keterpurukan.
Bantuan kemanusiaan tersebut diserahkan kepada Pos Dai Riau untuk kemudian disalurkan langsung kepada masyarakat terdampak di Kabupaten Tapanuli Tengah. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata sinergi antara dunia industri dan lembaga sosial dalam merespons bencana kemanusiaan.
Manager Production PT KPI RU II Sungai Pakning, Ririanti Safrida, menyampaikan rasa empati yang mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Sumatera, khususnya di Tapanuli Tengah. Ia menegaskan bahwa kehadiran perusahaan tidak hanya sebatas memberikan bantuan materi, tetapi juga menghadirkan harapan.
“Kami turut merasakan duka atas bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi. Kami berharap kehadiran kami dan bantuan yang diberikan dapat menjadi pemantik untuk bangkit kembali, terutama bagi anak-anak agar tetap kuat dan terus melanjutkan aktivitas serta pendidikan mereka,” ujar Ririanti.
Di lapangan, suasana haru bercampur bahagia terlihat jelas. Anak-anak tampak antusias saat menerima paket sekolah berupa tas dan alat tulis. Senyum polos mereka menjadi pemandangan yang menguatkan, seolah memberi pesan bahwa harapan itu masih ada meski bencana telah merenggut banyak hal.
Perwakilan Pos Dai Riau, Rafi, menyampaikan bahwa amanah bantuan dari PT KPI RU II Sungai Pakning telah disalurkan langsung kepada masyarakat terdampak. Ia mengaku terharu melihat sambutan hangat dan antusiasme warga, khususnya anak-anak.
“Melihat kebahagiaan anak-anak saat menerima paket sekolah, perlengkapan ibadah, dan sembako menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami. Semoga kolaborasi ini dapat terus terjalin dalam berbagai kegiatan sosial dan kebencanaan ke depan,” ungkap Rafi.
Penyaluran bantuan yang berlangsung pada Rabu, 29 Januari 2026, itu disambut positif oleh masyarakat setempat. Bagi warga, bantuan tersebut bukan hanya soal kebutuhan pokok, tetapi juga simbol kepedulian dan perhatian dari saudara-saudara mereka yang berada jauh di luar daerah.
Melalui aksi kemanusiaan ini, PT Kilang Pertamina Internasional RU II Sungai Pakning menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat bencana melanda. Perusahaan berharap, langkah kecil ini dapat membantu masyarakat Tapanuli Tengah bangkit kembali dan menata masa depan dengan semangat baru.
Di tengah puing dan lumpur yang tersisa, uluran tangan dan kepedulian menjadi penguat bahwa kemanusiaan tak pernah mengenal jarak. Dari Sungai Pakning ke Tapanuli Tengah, pesan yang dibawa sederhana namun bermakna: kalian tidak sendiri, mari bangkit bersama.
Komentar Anda :