BENGKALIS,Riauline.com - Angin perubahan kembali berembus di lintasan penyeberangan Bengkalis–Sungai Pakning. Setelah sempat diwarnai antrean panjang dan keluhan masyarakat, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bengkalis kembali menambah satu armada kapal Roro guna meningkatkan kualitas pelayanan. Kapal tersebut bernama KMP Sereia Domar, milik PT Pelayaran Surya Timur Line (PSTL), yang saat ini tengah berlayar dari Surabaya menuju Bengkalis.
Kehadiran KMP Sereia Domar menjadi kabar baik bagi masyarakat yang selama ini menggantungkan mobilitas dan distribusi logistik pada jalur penyeberangan ini. Tambahan armada ini diharapkan mampu mengurai kepadatan kendaraan, terutama pada momen-momen krusial seperti libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta hari besar keagamaan lainnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis, Ardiansyah, memastikan bahwa seluruh proses administrasi telah diselesaikan.
“Alhamdulillah, satu armada lagi akan beroperasi di lintasan Bengkalis–Sungai Pakning. Saat ini untuk administrasi surat perjanjian sewa tempat sudah kita tandatangani bersama pihak manajemen PT PSTL,” ujarnya, Kamis (25/12/25).
Ardiansyah menegaskan, penambahan armada ini bukan sekadar menambah jumlah kapal, tetapi juga sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Dengan armada yang memadai, waktu tunggu penyeberangan diharapkan semakin singkat dan kenyamanan pengguna jasa dapat meningkat.
Menjelang kedatangan KMP Sereia Domar, Dishub Bengkalis telah menyiapkan skema operasional tiga kapal aktif untuk menghadapi lonjakan penumpang dan kendaraan. Tiga kapal yang akan beroperasi tersebut yakni KMP Swarna Putri, KMP Mutiara Pertiwi II, dan KMP Bahari Nusantara.
Sementara itu, satu armada lainnya, KMP Permata Lestari III, dijadwalkan kembali melayani lintasan Bengkalis–Sungai Pakning pada akhir bulan ini setelah menyelesaikan proses docking.
"Total armada yang disiapkan mencapai lima kapal, sebuah langkah strategis untuk memperkuat layanan penyeberangan," kata Ardi
Ardiansyah menyebutkan, kesiapan lima armada ini juga menjadi bagian dari persiapan jangka menengah menghadapi arus mudik Lebaran Idul fitri. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, lonjakan kendaraan pada momen tersebut sangat tinggi dan memerlukan antisipasi sejak dini.
“Dengan adanya lima kapal ini, kita ingin lebih siap menghadapi Idul Fitri. Lonjakan arus kendaraan pasti terjadi, dan itu perlu kita persiapkan dari sekarang agar tidak menimbulkan permasalahan seperti tahun-tahun lalu,” jelas Ardi.
Di bawah kepemimpinan Ardiansyah, Dishub Bengkalis terus berbenah. Berbagai masukan dan kritik dari masyarakat dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki sistem pelayanan, mulai dari pengaturan jadwal, manajemen antrean, hingga kesiapan armada dan kru kapal.
Bertambahnya armada Roro ini bukan hanya tentang kapal yang berlayar, tetapi juga tentang harapan masyarakat Bengkalis akan layanan transportasi yang lebih manusiawi, tertib, dan berkelanjutan. Dengan langkah-langkah pembenahan yang terus dilakukan, lintasan Bengkalis–Sungai Pakning diharapkan kembali menjadi jalur penyeberangan yang andal, aman, dan membanggakan.
Komentar Anda :