Pekanbaru, Riauline.com – Dunia jurnalistik tak cukup hanya bermodal keberanian menulis dan kecepatan mengejar berita. Di tengah tuntutan profesionalisme dan derasnya arus informasi, kompetensi wartawan menjadi salah satu ukuran penting untuk menjaga kualitas produk jurnalistik. Momentum itu kini dibuka Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Riau melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) November mendatang.
UKW tersebut dijadwalkan berlangsung pada 4-6 November 2026 dengan membuka seluruh tingkatan, mulai dari jenjang muda, madya hingga utama. Kesempatan ini tidak hanya diperuntukkan bagi wartawan yang tergabung dalam JMSI, tetapi juga terbuka bagi wartawan dari luar organisasi dengan kuota yang telah ditentukan.
Ketua Panitia Pelaksanaan UKW JMSI Riau, Tun Akhyar, mengatakan persiapan pelaksanaan terus dimatangkan. Pendaftaran peserta juga telah dibuka dan hingga kini sudah puluhan calon peserta yang menyatakan diri siap mengikuti rangkaian uji kompetensi tersebut.
"Kita sudah membuka pendaftaran dan saat ini sudah ada puluhan calon peserta yang mendaftar," ujar Tun Akhyar usai rapat panitia di Pendopo Kopi, Jalan Pelangi, Pekanbaru, Senin (28/9/2026).
Untuk memastikan pelaksanaan berjalan sesuai standar kompetensi wartawan, JMSI Riau menggandeng Lembaga Uji Pikiran Rakyat. Kolaborasi ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menghadirkan proses pengujian yang terukur bagi wartawan yang ingin meningkatkan kompetensi dan jenjang profesionalnya.
UKW kali ini juga tidak berdiri sendiri. Pelaksanaannya akan melibatkan sejumlah kepengurusan JMSI dari luar Riau, yakni JMSI Sumatera Barat, JMSI Jambi, JMSI Kepulauan Riau dan JMSI Sumatera Utara. Keterlibatan lintas provinsi tersebut diharapkan memperluas akses wartawan untuk mengikuti uji kompetensi.
Namun, kesempatan untuk menjadi peserta tidak akan dibuka tanpa batas. Tun Akhyar menyebut pendaftaran masih ditunggu hingga paling lambat 5 Oktober 2026. Selain peserta internal JMSI dari seluruh kabupaten/kota se-Riau, wartawan non-JMSI juga diberi ruang untuk ikut ambil bagian.
"Tapi kuotanya terbatas, sekitar 20 persen dari jumlah total peserta dari internal JMSI," jelasnya.
Ketua JMSI Riau H Dheni Kurnia sebelumnya telah menunjuk kepanitiaan untuk memastikan seluruh tahapan UKW berjalan maksimal. Tun Akhyar dipercaya sebagai ketua panitia, didampingi Ridho M Haztil sebagai wakil ketua dan Harismanto Djambak sebagai sekretaris. Sementara Renny Rahayu dipercaya mengemban tugas sebagai bendahara, dengan Efridel dan Iwan menangani transportasi, akomodasi dan konsumsi, serta Akhir Yani di seksi acara.
Bagi calon peserta yang ingin mengikuti UKW, informasi pendaftaran dapat diperoleh melalui sekretaris panitia, Harismanto Djambak. Sementara pembayaran peserta dapat dilakukan melalui rekening BPD Riau Kepri nomor 8202151217 atas nama Renny Rahayu.
"Buruan daftar karena tempat peserta terbatas," kata Tun Akhyar. Bagi wartawan, UKW bukan sekadar ujian, tetapi juga ruang untuk mengukur sejauh mana profesionalisme, pengetahuan dan keterampilan jurnalistik telah dijalankan di tengah tuntutan media yang semakin kompetitif.
Komentar Anda :